Yue Yue ... ”Tragedi Moralitas di China”.

Kategori: Artikel dan Motivasi | Dibaca: 3912 | Anda Delicious Suka.?

forpiko.com Selasa, 16 Juli 2013

Harian Seputar Indonesia (SINDO) Kamis, 20 Oktober 2011, menulis sebagai headline-nya: ”Tragedi Moralitas di China”.

Isi beritanya adalah tentang seorang gadis cilik bernama Yue Yue, berumur 2 tahun, yang entah kenapa terlepas dari pengawasan orang tuanya. Dia sedang asyik berjalan-jalan di keramaian pasar, sambil melihat ke kanan dan ke kiri, ketika sebuah mobil menabraknya dan mobil berikutnya menabraknya lagi. Kedua mobil itu kabur, dan Yue Yue terkapar di pinggir jalan. Saya kebetulan menyaksikan sendiri rekaman CCTV dari adegan yang terjadi di Kota Foshan, Guangzhou, China di CNN (konon sudah tersebar di media televisi sedunia).

Saya melihat bagaimana pengendara yang melintas, dan orang yang lalu lalang, hanya melirik, membelokkan sepeda motor atau mobilnya menghindari genangan darah dan agar tidak melindas tubuh cilik itu. Yang berjalan kaki pun melenggang saja. Menurut SINDO, ada 18 orang yang membiarkan anak itu terkapar sendiri sambil kesakitan, selama tujuh menit (kata CNN: 10 menit). Baru orang ke-19, yaitu seorang pemulung bernama Chen Xianmei. Pemulung inilah yang akhirnya menolong Yue Yue, mencarikan orang tua Yue Yue, dan membawanya ke rumah sakit.

Walaupun sempat mendapatkan pertolongan medis, nyawa Yue Yue akhirnya tidak bisa terselamatkan. Judul berita yang dijadikan headline oleh SINDO, mencerminkan katerkejutan dan kegalauan orang, melihat kelakuan orang China di sekitar TKP yang acuh tak acuh. Saya kutip dari SINDO, ”Sebagian warga juga mengaku heran mengapa tidak ada seorang pun yang menolong anak yang terluka parah.” ”Itu menjadi tragedi kemanusiaan yang menusuk hati para penduduk China. Berbagai komentar publik mengecam sosok-sosok yang lewat tanpa menolong Yue Yue”.

Selanjutnya SINDO menulis, ”Apa yang terjadi pada moralitas? Di mana simpati yang sebenarnya harus dimunculkan? Bagaimana mungkin manusia bisa lebih kejam dari hewan berdarah dingin? Pertanyaan-pertanyaan ini mengapung di ruang publik di China”, dan akhirnya SINDO menyimpulkan peristiwa ini dalam headline-nya sebagai ”Tragedi Moralitas di China”.***

Benar. Kasus tabrak lari Yue Yue memang sebuah tragedi. Tetapi tidak ada urusannya dengan moralitas, apalagi dengan orang, masyarakat, bangsa, atau Negara China. Dalam Psikologi Sosial, gejala ini dinamakan Bystander effect, atau dinamakan juga sindroma Genovese, karena pertama kali dikemukakan oleh dua psikolog Amerika John Darley dan Bibb Latane (1968), berdasarkan suatu peristiwa tragis pada 1964 yang meminta korban jiwa seorang gadis New York bernama Kitty Genovese. Pada 13 Maret 1964, pukul 03.00 dini hari, Kitty Genovese (28), pulang ke apartemennya di daerah Queens, New York City.

Ketika itulah dia diserang oleh seorang pembunuh serial yang menusuknya berkali-kali. Kitty berteriak-teriak minta tolong, tetapi tidak seorang pun tetangga yang menolongnya. Seorang tetangga mendengarnya, membuka jendela, melongok keluar, si pembunuh lari, tetapi tetangga itu menutup lagi jendela dan si pembunuh datang lagi untuk menyelesaikan pekerjaannya. Semua peristiwa itu berlangsung selama paling sedikit 30 menit, dan baru diketahui esok harinya. Menurut media massa, polisi mewawancarai tidak kurang 38 saksi yang mendengar atau melihat peristiwa itu, tetapi tidak satu pun yang turun tangan untuk menolong atau menelepon 911 (polisi).

Kasus ini kemudian menjadi contoh klasik dalam buku-buku dan kuliah-kuliah Psikologi Sosial di seluruh dunia. Peristiwa ini begitu mengejutkan buat orang New York ketika itu. Masyarakat pun heran dan marah. Mengapa orang-orang itu hanya bengong? Tetapi para psikolog bukan hanya heran, melainkan terus berusaha mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. Mereka membuat berbagai penelitian di laboratorium, dan hasilnya adalah bahwa memang kalau ada orang mendapatkan masalah/kesulitan/kemalangan, orang lain yang lewat atau ada di sekitar itu (bystanders) cenderung tidak peduli.

Mereka lanjut saja dengan kegiatan masing-masing.Yang menarik, adalah bahwa makin banyak bystanders makin besar juga ketidakpedulian mereka, dan pertanyaan yang kemudian timbul adalah, mengapa seperti itu (tidak bermoral, lebih kejam dari hewan) bisa terjadi? Beberapa psikolog mengemukakan teori bahwa makin banyak kehadiran orang lain, makin seseorang merasa dirinya tidak perlu dirinya ikut campur. Tentunya di antara orang-orang lain itu, akan ada saja yang membantu korban, atau karena merasa dirinya tidak mampu menolong, bukan ahlinya.

Biarlah dokter atau polisi yang mengurusnya. Sebagian lain juga berpikir bahwa jangan-jangan kalau dia ikut-ikutan malah timbul masalah dengan polisi dsb. Mereka mau main selamat saja. Padahal, semua orang tahu bahwa untuk menelepon ”911” untuk minta bantuan polisi, tidak diperlukan keahlian apa pun, dan kita sekarang tahu bahwa yang menolong Yue Yue hanyalah seorang pemulung, yang insya Allah, tidak sepandai mereka-mereka yang naik mobil atau sepeda motor.

Pakar lain mencoba menjelaskannya dengan teori overload, yaitu bahwa benak manusia (terutama yang sibuk, di kota-kota besar), sudah penuh sesak dengan berbagai urusan, sehingga enggan untuk memasukkan satu urusan lagi di kepalanya. Nah, hasil penelitian adanya kecenderungan untuk tidak menolong karena adanya banyak orang lain di situ, oleh para pakar psikologi sosial dinamakan Bystander effect. Kemudian ternyata teori Bystander effect ini diperkuat terus dengan bukti-bukti yang terjadi di lapangan. Pada Juni 2000, serombongan orang Puerto Rico yang mabuk, dalam pawai Hari Puerto Rico di Central Park, New York, tiba-tiba menjadi agresif secara seksual dan menyerang sekitar 60 perempuan.

Sedikitnya dua korban meminta bantuan polisi yang berjaga dekat situ, tetapi polisi-polisi itu diam saja (ternyata polisi AS lebih bego dari polisi Indonesia). Tidak ada seorang pun yang mencoba menelepon 911 atau menawarkan pertolongan. Pada 16 Juni 2008 di Turlock, California, Sergio Anguiar memukuli anaknya yang berumur dua tahun, di hadapan teman-temannya, kerabatnya, keluarganya, termasuk seorang komandan pemadam kebakaran sukarela. Semua diam saja, walaupun anak Anguiar hampir mati.

Akhirnya pacar komandan pemadam kebakaran menelepon 911 dan seorang polisi bernama Jerry Ramar datang dengan helikopter. Sambil menodongkan pistol, Ramar memerintahkan Anguiar untuk berhenti memukuli anaknya, yang dijawab Anguiar dengan ”menembak” Ramar dengan jarinya, dan Ramar membalasnya dengan menembaknya (dengan peluru betulan) di kepala.***

Kalau mau diteruskan, masih banyak contoh Bystander effect yang lain. Tengok saja di sekeliling kita. Di rumah sakit tertentu, pasien bisa telantar beberapa jam, tanpa ada yang menolong, walaupun banyak paramedis berlalu lalang. Gelandangan terbaring di kaki lima, sakit, kepanasan, kehujanan, tidak bergerak-gerak, dan ketika akhirnya ada yang menghampiri, dia sudah mati. Bahkan kalau perlu, Anda pun bisa bikin percobaan sendiri. Buatlah diri Anda seakan-akan sedang mendapat kesulitan di tengah orang banyak dan perlu pertolongan (misalnya pura-pura mencari sesuatu di lantai dan di bawah meja).

Minta teman Anda untuk mencatat berapa menit dan berapa orang yang lewat, sebelum akhirnya ada orang yang mau menolong Anda. Tetapi jangan salah. Kalau Anda seorang wanita, yang cantik dan seksi seperti Ayu Ting Ting, tidak sampai satu menit sudah banyak yang mau menolong, khususnya para om. Kalau Om Sarlito ada di sana pun pasti akan ikut sibuk mencarikan benda entah apa yang hilang itu. Siapa tahu doi Ayu Ting Ting beneran, dan kalau ketemu bisa minta nomor HP-nya... hihihi.....

Oleh:
SARLITO WIRAWAN SARWONO
Guru Besar Fakultas Psikologi UI

Sumber: okezone.com

**(Forpiko.Com)**

Post by: Ridho   |   © 19:49:30 WIB





Baca Juga Berita Ini:
  • Turki Tak Akui Pemerintahan Baru Mesir
  • Siapa itu Thomas Alfa Edison..?
  • Pelaku Bobol ATM "Tarik Kabel" Belajar dari Google
  • Ini Sebab Perbedaan Penetapan Ramadan
  • Presiden sementara Mesir bubarkan majelis tinggi
  • Pencarian korban gempa dilanjutkan Jumat
  • Waduh, Kopi Starbucks Hong Kong Menggunakan Air Toilet
  • Kesaksian Orang Mati Suri
  • Syiar Islam sejati lewat perilaku, bukan suara keras
  • MUI Akan Adakan Training untuk Ustad Selebritis
  • Nasib guru bahasa daerah terancam akibat Kurikulum 2013
  • 7 Alasan kenapa anak harus ikut bersih-bersih rumah
  • Bukti Ilmiah Kabah sebagai Pusat Bumi : Quran & SAINS
  • Penembakan di Apartemen Washington, 5 Orang Tewas Termasuk Pelaku
  • Arnoud Van Doorn pembuat film "fitnah" Masuk Islam
  • Selamat, Pelajar SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo Juarai Kontes Robot di Singapura
  • 5 Siswi SMA 2 Tolitoli Dikeluarkan, KPAI: Semoga ini Jadi Pelajaran
  • Penjelasan SMA 2 Tolitoli Tentang 5 Siswinya yang Joget
  • Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati
  • Publik Tergugah oleh Kisah Tasripin
  • Modus Pencurian Pulsa yang Belum Terendus Polisi
  • Sebaiknya perempuan jangan lagi pakai BH?
  • Ini pengakuan bule Belanda yang diajak damai polisi di Bali
  • Ini Riwayat Imam Masjidil Haram Asal Indonesia
  • Video Polantas-Bule "Damai" Beredar di Youtube
  • Ilmuwan Menemukan Gerbang Neraka
  • Ini Modus Cyber Crime Yang Harus Diwaspadai
  • Masuk Warnet di Surabaya, Anak Wajib Didampingi Orang Tua
  • Dahlan Iskan: Ada 3 Aliran Hidup, Tinggal Pilih
  • Korea Utara Gelorakan Perang Nuklir
  • Internet Alami Gangguan, Smartfren Minta Maaf
  • Sungai Eufrat, Gunung Emas, dan Hari Kiamat
  • Misuari Ingatkan Malaysia Jangan Bunuh Raja Sulu
  • Lakukan Langkah Ini Agar Anak Jauh-jauh dari Narkoba
  • Warga Solo Tagih Janji Gantung di Monas
  • Ternyata, Macet Juga Bisa Bikin Bayi Jadi Autis
  • Anas jadi simbol perlawanan pada SBY
  • Cucu SBY dapat fasilitas nomor 1, bayi Dera meninggal telantar
  • Warga Bogor Baru Tahu Tanaman Khat Sejak Kasus Raffi
  • Makanan Khas Dinikmati Saat Imlek
  • Pakai Baju Muslimah Untuk Keseharian
  • Kasihan, Pelukan Bisa Membuat Kulit Bocah Ini Melepuh
  • Rakyat Aceh Timur dilarang jual pakaian seksi
  • Wahana Perpanjang Servis Gratis
  • Iran potong jari pelaku pencuri dan pezina
  • Jangan Lagi Remehkan Tempe.!
  • Serang Situs SBY, Penjaga Warnet Diciduk Polisi
  • Azab Bagi Kaum Homoseksual
  • Asal Usul Penyakit AIDS
  • Anak Tukang Parkir Ingin Jadi Juara
  • Kembalikan Sekolah Kami!
  • Keluarga Indonesia Lebih Bahagia Dibanding Keluarga AS, Mengapa..?
  • Batik Karya Siswa SMP Jadi Pakaian Seragam
  • Guru Sekolah RSBI Tak Masalah Dengan Putusan MK
  • DPR setuju RSBI dibubarkan karena picu kesenjangan sosial
  • Ada Badan Khusus Haji, Reaksi Menag?
  • Mendikbud: Ujian Nasional Bisa Berubah
  • Banyak Pasutri Sulit Menyesuaikan Diri
  • Siswa Berkarakter Kinestetik Perlu Diperhatikan
  • Kasus Kecanduan Internet Meningkat di Jerman
  • 8 Cara Menegur Pasangan Yang Baik dan Bijak
  • Hati-hati Kuman Pada Makanan
  • WARNING.!! Hati-Hati Terhadap Cermin 2 Arah di Toilet Umum dan Hotel
  • Asal Mula Perayaan Tahun Baru
  • Februari 2013, Iran Pamer Satelit Buatan Sendiri
  • Menikah Diam-diam Jadi Tren di 2012
  • Pesta Batik Budaya Sambut Pergantian Tahun
  • Apple dan Google "Bersaing" di Video Natal
  • Tradisi Natal Unik di Berbagai Negara
  • Tantangan Terbesar Pernikahan
  • Lima Mitos Kiamat Suku Maya Terpatahkan
  • Geger Kiamat Jumat, Cina Panik
  • Jelang Kiamat 2012, Wanita Ini Tampil ala Alien
  • Sally Ride, Astronot Lesbian yang Diabadikan di Bulan
  • Kerja Hanya 6 Hari Selama 9 Tahun, tetapi Tetap Digaji
  • ESC Selamatkan Ribuan Nyawa
  • Ruhut Dicopot karena Ganggu Soliditas Partai Demokrat
  • FIFA: PSSI dan KPSI Biang Kekisruhan Sepakbola Indonesia
  • Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Andi Didoakan Pentolan Aliran Sesat LDII
  • Kasus Hambalang, Andi Tersangka Nasib Anas Menunggu Waktu
  • Kode E pada Makanan = Babi?
  • Malam Ini Bupati Garut Penuhi Panggilan Gubernur
  • Palestina Memenangkan Dukungan Mayoritas di PBB
  • KH Hasyim Muzadi Geram dengan Pegiat HAM yang Bekerja untuk Asing
  • Kasus Super Trap, KPI Panggil Trans Tv Hari Ini
  • Mengintip Ritual Ganti Baju Mayat Leluhur
  • Kisah Pasangan Transgender yang Saling Jatuh Cinta
  • Bu, Pernahkah Ibu Kehabisan Kata-kata ?
  • Rumah Ini Berdiri Tegak di Tengah Jalan Raya
  • Beda Jokowi-Ahok, SBY-Boediono yang Plonga-plongo: Analisis Pola Pikir
  • Israel umumkan "zona militer tertutup" di sekitar jalur Gaza
  • 7 Ancaman Ahok kepada pejabat Dinas Pendidikan DKI
  • Gula Bakal Bisa Jadi Campuran Solar
  • Oh Indonesia... Honor Penggali Kubur pun Dikorup
  • Honor Penggali Kubur Dikorup, Pemprov DKI "Cuci Tangan"
  • Hebat! Siswa Sidoarjo Juarai Kontes Robotik Pesawat Tanpa Awak
  • Rhoma Irama: "Isu Poligami Tak Halangi Saya Maju Pilpres"
  • Tak Terima Dibilang Banci, Olga Sebut Yuni Shara Pe**n
  • Salah Kaprah Menyikapi Tahun Baru Hijriyah
  • Modul Belajar Mandiri TK-SD kelas 1
  • Tak Masalah Timnas Tanpa Diego Michiels
  • Pameran Mobil dan Motor Klasik di Surabaya
  • Biografi Pahlawan Nasional R.A Kartini
  • Arthur Irawan: Bela Indonesia, Impian Jadi Kenyataan
  • Berita Foto: Pendukung Romney Menangis
  • Langgar Masa Percobaan, Pembuat Film "Innocence of Muslims" Dibui 1 Tahun
  • Banyak Minum Susu Sejak Kecil Saat Tua Tulang Lebih Kuat
  • Berawal dari Prihatin pada Lagu Anak
  • Obama Menang, Siswa SD 1 Menteng Kirim Ucapan Selamat
  • Kecaman atas Grasi SBY Terbukti, Gembong Narkoba Berulah Lagi
  • Heboh, Siswi SMP di Magetan Bikin Video Porno
  • Berinovasi di Tengah Keterbatasan
  • Tanpa Regulasi LCGC, Daihatsu Nekat Luncurkan Mobil Murah
  • Festival Budaya Temanggung Digelar
  • Presiden Obama Menerima Surat dari Praktisi Falun Gong
  • FALUN DAFA HANYA TERLARANG DI CHINA
  • Kejutan untuk mama
  • Meski Akhirnya Meninggal, Bocah Ini Bertahan Hidup 3 Tahun Tanpa Otak
  • Derita Orang yang Fobia Matematika, Lihat Angka Saja Sudah Nyeri
  • Badai Sandy tewaskan 13 orang di AS
  • Pisang Calon Makanan Pokok Dunia
  • Maaf film ini adalah adegan sadis guru asuh terhadap anak didik
  • Kisah Perempuan Gila Pesta, Masuk Islam dan Pakai Jilbab
  • Bahaya Motor Jalan Terlalu Pelan
  • Pelajaran IPA & IPS di SD tak Ada Lagi
  • 54 Cara Mendapatkan Uang Guna Melunasi Utang
  • Ijazah Siswa SMK Garuda Ditahan Karena Nunggak Bayar Uang Sekolah
  • Jemaah Haji Indonesia Tak Perlu Khawatirkan Virus Corona
  • Sambal Cegah Stroke dan Impotensi? (part 1)
  • Kekerasan Terhadap Wartawan Dikecam
  • Sambal Cegah Stroke dan Impotensi? (part 2)
  • 10 Cara Belajar Efektif Saat Mau Ujian
  • 10 PEKERJAAN TERBURUK BAGI PARU-PARU
  • Apakah anda masih suka dan bangga dengan produk luar negeri..?
  • Hikmah mengapa daging anjing diharamkan
  • Dialektika Antara Agama dan Sains
  • Akal Bulus Markus, Pendeta yang Mengaku Habib FPI Keturunan Nabi (2)
  • Demi Yesus & Fulus Pendeta Markus Berdusta Mengaku Bekas Ketua FPI (1)
  • Mengapa Ketua Umum LDII Mendampingi Amirul Haj?
  • Ternyata Presiden SBY yang Batalkan Vonis Mati Gembong Narkoba Deni
  • FPI Diminta untuk Belajar UU Ketatanegaraan
  • Mahasiswa Unesa Loncat Dari Lantai 3 Akhirnya Meninggal
  • Mendidik anak cara Rasulullah (part 1)
  • Mendidik anak cara Rasulullah (part 2)
  • GAUN TERMAHAL DI DUNIA Seharga Rp54 Miliar
  • Tips Mengatasi Anak Yang Malas Belajar (part 1)
  • Tips Mengatasi Anak Yang Malas Belajar (part 2)
  • Pelajar Lamongan Temukan Energi Alternatif dari Limbah Ikan
  • Kuasai Lima Bahasa, SMPN Lamongan Wakili Jatim di Festival Maulid Nusantara
  • Klub Newcastle Bikin Mushalla di Stadion St James Park
  • Inilah Daftar Kebudayaan Indonesia Pernah Diklaim Malaysia
  • Presiden Turun Tangan, Pimpinan Polri-KPK Ngapain?
  • Bahaya Jajanan Jalan
  • Ada Apa di Balik Pemindahan Mendadak Ustadz Abu Bakar Ba"asyir?
  • Alat Musik Tradisional Indonesia, Kenali dan Patenkan sebelum dicuri orang
  • Gaya Hidup Bermobil Makin Ditinggalkan di Italia
  • Siapa Pesaing Berat Indonesia sebagai Kiblat Busana Muslim?
  • Pejabat yang Sebabkan Sekolah Ambruk Harus Dibui
  • MUI Jatim: Berbagai Bentuk MLM Adalah Haram
  • Dampak Pertengkaran Orangtua terhadap Kehidupan Anak
  • Tanya jawab kehalalan dan keamanan vaksin (part 1)
  • Tanya jawab kehalalan dan keamanan vaksin (part 2)
  • Tanya jawab kehalalan dan keamanan vaksin (part 3)
  • Tanya jawab kehalalan dan keamanan vaksin (part 4)
  • Chef Korea Sayangkan JCF 2012 Bukan Dihelat Pemerintah
  • "Tornado Api" dari Langit Berhasil Terekam Kamera
  • Rel Anjlok, Kenaikan Tarif KRL Diminta Dibatalkan
  • Tato Alis-Operasi Caesar Dinyatakan Haram
  • Rusia Dukung Pakistan soal Serangan Pesawat Tak Berawak AS
  • MUI Geram Pemilik Pabrik Narkoba Divonis Bebas Hukuman Mati oleh MA
  • Pemerintah Siap "Habis-habisan" Berantas Tawuran
  • Jatim Provinsi Beresiko Terkena Virus AIDS
  • Kiai NU Akan Bahas Fatwa Tak Wajib Bayar Pajak
  • Memalukan, SBY Bingung Kehilangan Penerjemah Saat Konferensi Pers PBB
  • Jadi Duta Taekwondo Indonesia, Tya Ariestya Tinggalkan Dunia Hiburan?
  • Desain Mobil Formula Karya Anak Indonesia
  • Jokowi Akan Prioritaskan Pemenuhan Harapan Warga
  • Benci Jadi Pangeran, Harry Ingin Tinggalkan Kerajaan?
  • Di Ketinggian Himalaya, Kakak-Beradik Berbagi Istri
  • KRI Klewang Terbakar
  • Liga Muslim Dunia minta Indonesia buat "website"
  • Ke Mana Bapak-Ibu Guru SMAN 70 dan SMAN 6?
  • Tawuran SMA 6 vs SMA 70 Sudah Diskenariokan?
  • TAWURAN PELAJAR MEMPRIHATINKAN DUNIA PENDIDIKAN
  • Pria Prancis Mengaku Bunuh Pembuat Kartun Nabi
  • Sistem drainase di Temanggung dinilai buruk
  • Protes Film Anti Islam, Iran "Pasung" Google
  • Selain Iran, Nakoula Basseley Juga Diburu Hizbullah
  • Mendikbud Perintahkan Penarikan LKS Miyabi
  • Indonesia usulkan protokol anti penistaan agama
  • Dibuat di Brazil, Tapi Selera Indonesia
  • MLM dalam Pandangan Islam
  • Alasan Sovie Beberkan Hubungan Gelap Agung Laksono
  • Begini Nasib Keluarga Pembuat Film Anti-Islam
  • Miris, Dijuluki Wanita Terjelek di Dunia
  • SMKN 1 Bendo Magetan Buat Moko - Mobil Toko
  • Kasus Komputer, Irjen Kemenag Rekomendasikan 6 Pejabat untuk Dipecat
  • Psikolog: Limbad Nikah Lagi Karena Sindrom Populer
  • Hari Ini JK dan Antasari Buka Tabir Century di DPR
  • Mahfud Md.: Usulan Sertifikasi Ustad Berbahaya
  • Inefisiensi Anggaran Pendidikan Belum Teratasi
  • Putri Gus Dur Tolak Korban Kerusuhan Sampang Direlokasi
  • Unggah Video Mesum di Facebook, Mahasiswa di Manado Dipolisikan
  • Pesawat Delay, Anggota TNI Diduga Pukul Petugas
  • Bus Hidrogen Sebagai Pembangkit Listrik Bergerak
  • Yang Perlu Diperhatikan Saat Tambal Ban
  • Awas, Penipu Menabrakkan Dirinya ke Mobil Muncul lagi!
  • Hati-hati...! Copet Merajalela di TP
  • Kobayashi Tercepat di FP1, FP2 Ditiadakan
  • NYAMUK DAN PETUALANGANNYA
  • KPI Diminta Hentikan Tayangan Indonesia Lawyer Club
  • Surat kepada Sahabat: Negara Sejuta Tawuran
  • SBY Pidato, Anak-anak Tidur
  • Apple: 8 Produk Samsung Tak Boleh Beredar
  • TIPS: Agar Mobil Matic Lebih Aman dan Awet
  • Remaja Indonesia Sabet 2 Emas di Ajang IEYI
  • Pasca Lebaran
  • Saat Puasa Sehat, Eeh Pas Lebaran Sakit Karena Lupa Ini
  • Dikira Monyet, Bocah Nepal Ditembak Ayah
  • Pesawat Ditemukan, Empat Penumpang Tewas
  • Ayah Bunuh Anaknya Berusia Tiga Tahun
  • JK: Subsidi BBM Picu Kecelakaan Saat Mudik
  • Pengamat: Denny Indrayana Terlalu Boros Bicara
  • Turki Tempat Kelahiran Ratusan Bahasa
  • Sejarah Singkat Imam Malik
  • Ketupat - Tipat - Katupek
  • Tradisi Lebaran Makin Berwajah PERAYAAN
  • Spiritualitas Optimalkan Kesehatan Anda
  • Apakah Kesuksesan Selalu Berkorelasi Dengan Uang ?
  • Astaghfirullah, Muslim Rohingya Dilarang Shalat Idul Fitri
  • Diklaim Keturunan Raja, Pacar Syahrini Ternyata Sales
  • Alasan Mistis Bung Karno Pilih 17 Agustus Sebagai Hari Kemerdekaan
  • Ustad Komersil Enggan Berceramah Kalau Bayaran Kurang
  • Lebaran, Harga Daging Naik Empat Kali Lipat
  • Idul Fitri, Tahanan KPK Shalat Ied di Luar Rutan KPK
  • Mobil Fuel Cell Toyota dipasarkan 2015
  • Kasus Rohingnya Bukti Barat tak Adil pada Islam
  • Engkau yang muda dan tak sabar menunggu keberhasilanmu
  • BMW C Evolution, Siap Diproduksi Massal
  • Tiga Masalah Terbesar di Bank Syariah
  • UPS di Duren Tiga Terbakar, Beberapa Situs Web Tak Dapat Diakses
  • Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawwal
  • Masuk Subuh Dalam Keadaan Junub
  • Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar dan Ciri Orang yang Mendapatkannya
  • Regina Mulai Rajin Nyalon & Pakai Make-Up
  • Uniknya Pasar Tomohon di Minahasa
  • Wamen ESDM : Ide Oplos Premium-Pertamax Tidak Perlu Payung Hukum
  • Heboh, Limbah Potongan Uang di Bali
  • Ada 47 Lokalisasi dan 7.127 WTS di Jatim
  • Demi Sperma Wanita di Zimbabwe Perkosa Para Pria
  • Tanda-tanda Manusia akan Meninggal Seminggu Lagi!
  • Harga BBM di Papua Mencapai Rp70.000
  • Car Free Day Sidoarjo Meriah
  • Harga BBM Naik, Muhammadiyah Gugat UU Migas ke MK
  • Alasan Kenapa Kesepian Bikin Orang Cepat Mati
  • Paus Ingin Ungkap Rahasia Injil Kuno Berusia 1500 Tahun
  • Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
  • Jangan Abaikan Kuantitas Pertemuan dengan Pasangan
  • Soal Insiden Al-quran Dibakar, Afghanistan Minta AS Bekerja Sama
  • Sel Tenaga Surya: Tahan Lama dan Ramah Lingkungan
  • Astaga! Janin Bayi Dimakan Anjing
  • Subhanallah..Janin pun Bersujud Ketika Dibacakan Qur'an
  • Topan Giovanna Hantam Madagaskar, Satu Tewas
  • Pembunuhan Berantai, Polisi Cek Kejiwaan Mujiono
  • Jika Bandel, FPI Akan Dibekukan
  • Payudara Pun Bisa Jadi Airbag
  • Sleep Paralysis, Penyakit Ketindihan Saat Tidur
  • Naikkan Honor Penyuluh Agama Sesuai UMR
  • RUSUH SEPAKBOLA MESIR: Suporter Serbu Lapangan, 74 Tewas, 1.000 Cedera
  • ARSITEK BANGUNAN TERCANGGIH DI DUNIA
  • Xenia Maut, Afriyani, dan Narkoba
  • Presiden puji siswa SMK perakit mobil Kiat Esemka
  • Supir Tewas Dikeroyok Suporter Beratribut Bonek
  • Wagub Jatim Gus Ipul Usir Pemimpin Syiah Keluar dari Sampang - Madura
  • Polisi Pelototi Rekaman CCTV Sepanjang Jalan Kertajaya


  • Komentar Anda Tentang Berita diatas :



    § forpiko.com Anggota DPR: GIDI Bertentangan Dengan Pancasila, Harus Dibubarkan!

    Forpiko.Com - Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Syafii mengatakan organisasi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) harus dibubarkan. Mereka telah melarang pemeluk agama lain untuk beribadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing. GIDI sendiri diketahui telah melakukan kerjasama dengan Zionis-Israel, penjajah



    forpiko.com Kasus Rohingnya Bukti Barat tak Adil pada Islam

    Forpiko.Com - REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Dunia internasional, khususnya Barat, tidak pernah bersikap adil terhadap umat Islam. Buktinya tak ada satu pun pemimpin negara barat yang mengecam aksi genosida terhadap muslim Rohingnya di Myanmar. "Ini menimbulkan ironi. Kenapa dunia internasional diam



    forpiko.com Tantangan Terbesar Pernikahan

    Forpiko.Com - Forpiko.com - Pakar hubungan dan penulis buku The Nine Phases of Marriage, Susan Shapiro Barash, memaparkan tiga tantangan pernikahan terbesar dan bagaimana mengatasi masalah-masalah itu.Tantangan # 1: KeuanganSusan mengatakan keuangan masih tetap akan menjadi masalah besar dalam pernikahan. Banyak



    §



     

    forpiko.com

    10 Manfaat Putih Telur

    Forpiko.Com - Seperti yang kita ketahui telur mempunyai manfaat yang sangat baik untuk tubuh kita, dan kebanyakkan dari kita mengkonsumsi telur karena menginginkan..

    forpiko.com

    Jokowi Marah Besar

    Forpiko.Com - Jakarta - Presiden Joko Widodo marah besar soal pencatutan namanya. Kemarahan Jokowi itu dinilai akan berdampak pada posisi Setya Novanto yang..



    § PAST NEWS


    forpiko.com

    ESC Selamatkan Ribuan Nyawa

    Forpiko.Com - Forpiko.com - Washington, Menurut studi terbaru oleh Lembaga Nasional Administrasi Keselamatan Jalan Raya (NHTSA) Amerika Serikat (AS), kontrol ...



    forpiko.com

    Warga Solo Tagih Janji Gantung di Monas

    Forpiko.Com - Forpiko.com - Solo, Aksi unik dilakukan warga Solo untuk menagih janji mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum yang pernah berujar siap digantung ...



    INFO VIA VIDEO

    Tragedi Moralitas di China

    Artikel dan Motivasi

    forpiko.com

    Inspirasi - Ketika Bob

    Forpiko.Com - Ini merupakan kisah nyata yang dialami Bob Sadino yang dikira tukang sampah oleh seorang wanita yang sedang duduk-duduk di taman pribadi yang..

    Liputan Bisnis

    forpiko.com

    Tidak Suka Bekerja

    Forpiko.Com - Jakarta – Mungkin, bagi sebagian besar orang banyak, bekerja di perusahaan besar seperti Apple adalah sebuah keberuntungan. Namun, tidak..




    ::::: Sekilas Informasi :::::

    Wang - Manusia Unicorn ... Tahun 1930, seorang petani Cina dari Mancgukuo  bertemu dengan seorang bankir Rusia.  Orang Rusia itu mengambil gambar  si petani dan mengirimkan fotonya ke Robert Ripley dari acara `Believe  It Or Not`.  Diketahui sebagai Wang, atau terkadang dipanggil Weng,  petani ini sebenernya bertubuh normal, kecuali tanduk sepanjang 14 inci  yang tumbuh dari belakang kepalanya.  Ripley menawarkan uang yang banyak  buat siapa saja yang bisa membawanya tampil di Odditorium. Namun, Wang  menghilang dari publik di awal 1930an dan nggak pernah terdengar lagi  kabarnya.


    ** (Forpiko.Com) **



    Surat Al-Qur´an



    Prakiraan Cuaca



    BBC Indonesia



     
    <>

    Liputan Otomotif

    forpiko.com

    Tips Menangani Mobil

    Forpiko.Com - Ketika sedang dalam perjalanan, bisa saja Anda menemui masalah dengan tiba-tiba mobil mogok. Apalagi jika memang sedikit jauh dari bengkel, Anda..

    Teknologi dan Sain

    forpiko.com

    Microsoft Caplok

    Forpiko.Com - Jakarta - Microsoft menyepakati pembelian jejaring sosial LinkedIn dengan mahar USD 26,2 miliar atau di kisaran Rp 349 triliun. Dikutip detikINET..

    Humoria GUYONAN

    forpiko.com

    Video Duet Dangdut

    Forpiko.Com - Tidak percaya? Tekan "Play" lalu marilah tertawa bersama.Anda yang tegang dengan kondisi sehar-hari wajib menonton video ini. Isinya berupa..

    Ikuti Link Terkait Forpiko.Com

    Selaras Follow with Delicious Forpiko.Com Facebook ForpikoNews RSS DOWNLOAD GRATISS

    Baca Juga:
    Bencana Besar Bila Indonesia Sudah Toleran dengan
    PONSEL PINTAR: ZTE Skate non-paket mulai dijual
    Cara Memperbaiki Hardisk Bad
    Jateng kembangkan listrik dari energi
    Miris, Dijuluki Wanita Terjelek di
    Bisnis Yusuf Mansur Diklarifikasi Dahlan
    Kegagalan PON Sisakan Misteri Bagi KONI

    CLOSE